Tuesday, 7 May 2013

Tips Sebelum Pengecekan Membeli Mobil Bekas

Bagi sebagian besar orang, yang ingin membeli Mobil Bekas, adalah suatu momok yang menakutkan, bagaimana tidak, seseorang yang ingin membeli 'barang bekas pakai' tentunya akan dibayang-bayangi dengan 'black history' dengan barang tersebut, apakah selama dipakai oleh pemakai sebelumnya, mobil bekas tersebut dirawat dengan baik atau tidak, atau kah terdapat 'manipulasi' kondisi mobil oleh sang penjual agar terlihat eksklusive dan terjual dengan harga yang tinggi, nah sedikit Informasi sederhana berikut ini mungkin bermanfaat, bagi Anda yang ingin membeli mobil bekas.

1. Odometer 

Odometer hanya salah satu catatan, berapa jauh sebuah kendaraan telah berjalan, karna banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan saat membeli sebuah mobil bekas, dizaman sekarang odometer tidak dapat dijadikan acuan satu-satunya. Selain memang ada yang nakal, odometer tidak menunjukkan sejauh mana mesin berputar (di jalan macet, mesin terpakai lebih lama dari yang dianggap seharusnya menurut odometer). Dan odometer sama sekali tidak menunjukkan riwayat perbaikan karena kecelakaan.



Beberapa cara visual (bukan uji pakai atau test drive) melihat kesegaran, suatu kendaraan selain odometer.

2. Rekaman riwayat perawatan resmi. 

Kendaraan yang terawat baik, tentunya akan memiliki riwayat perawatan yang sesuai ketentuan pabrik. Hal ini mungkin yang membuat mobil bekas tersebut jadi mahal? Pemilik yang serius dengan mobilnya, tentunya tidak akan berusaha mengirit tidak karuan, dengan resiko spesifikasi mobilnya akan rusak dan tidak memiliki riwayat yang jelas. Sebaiknya Anda tanyakan buku servis resmi, nomor mesin /rangka, dan dibengkel mana kendaraan tersebut dirawat, jika perlu minta penjual menghubungi bengkel resmi langganannya untuk konfirmasi. Orang yang teliti dengan kendaraan tentu berteman baik dengan bengkel resminya dan tidak segan untuk menelepon.

3. Periksa bekas kecelakaan berat. 

Lihat kelurusan bodi dari sudut depan atau belakang, perhatikan ketidak lurusan garis body, titik-titik tempat pintu bertemu rangka, dan seterusnya, buka kap mesin, lihat apakah bagian rangka dalam baru dicat atau tidak, apakah ada rangka yang berada pada posisi tidak semestinya, apakah jarak mesin ke radiator terlalu dekat atau tidak, komponen-komponen berputar yang terlalu dekat, dan seterusnya, firewall dicat ulang, dan sebagainya, cat belepotan karena dempul ditempat yang susah dijangkau, posisi berdiri ban tidak baik, roda tidak berada ditengah lubangnya pada spatbor, dan seterusnya.


4. Kabel-kabel. 


Periksa kabel-kabel di bawah kap mesin. kabel yang sudah mengeras dan mudah mengelupas adalah tanda sudah lama terkena panas mesin, artinya usia mobil bekas yang ada dihadapan Anda sudah lama.

5. Kondisi interior. 


Jok atau plafon cabin mobil sudah mulai turun, warna lingkar setir atau knob persneling sudah pudar, interior terlihat lusuh, terlalu banyak bekas puntung rokok, lecet karna gesekan dan sebagainya.

6. Feeling

Dari sekian banyak tampilan - tampilan diatas, Anda bisa menganalisa, apakah mobil bekas yang ada dihadapan Anda, sesuai dengan harga yang ditawarkan atau tidak. Yang penting, jangan menjadikan odometer satu-satunya petunjuk.


Demikian tips sederhanaini, yang mungkin bisa menjadi sedikit menambah wawasan bagi Anda, khususnya bagi Anda yang mungkin saat ini sedang mencari atau berniat membeli mobil bekas idaman Anda, terimakasih telah mampir diartikel sederhana ini, isi artikel ini sebagian kami ambil berdasarkan pengalaman pribadi, dengan tambahan dari berbagai sumber.

No comments:

Post a Comment