Tuesday, 14 May 2013

Pedagang Mobil Bekas Makin Galau

Penjualan mobil bekas rupanya sedang mengalami kelesuan, seperti postingan Saya sebelumnya mengenai kelesuan pasar mobil bekas dikota palembang. Untuk wilayah Jakarta khususnya, dari tahun ke tahun penjualan mobil bekas ini ternyata mengalami penurunan, hal ini disampaikan oleh salah satu karyawan showroom mobil bekas di Bursa Mobil WTC Mangga Dua, Jakarta Utara.



Beberapa pedagang mobil bekas disana mengatakan, penjualan mobil bekas tahun ini anjlok, hingga mencapai 50% dibanding tahun lalu. "Tahun lalu, perbulannya bisa menjual mobil bekas diatas 15 unit. Tetapi tahun ini, paling banyak sekitar 7-8 unit, terkadang bisa menjual 10 unit saja sudah paling maksimal," ujarnya, hal ini terjadi, menurut beberapa pedagang, disebabkan karna semakin banyaknya penjual mobil bekas sehingga persaingan semakin tinggi.

"Sekarang dimana-mana sudah banyak pejual mobil bekas, jadi pembeli juga sudah banyak pilihan, makanya sekarang tidak sulit lagi jika calon konsumen ingin mencari mobil bekas," kata salah seorang penjual mobil bekas.

Hal yang sama juga dikatakan oleh pedagang mobil bekas lainnya, para pemilik showroom diwilayah bursa mobil bekas kemayoran, untuk tahun ini, rata-rata mereka hanya bisa menjual maksimal 5 unit mobil bekas dalam setiap bulannya, padahal tahun lalu, bisa menjual hingga 20 unit per bulan.

"Saya rasa munculnya mobil-mobil baru dengan harga yang cukup terjangkau, juga menjadi faktor penurunan penjualan mobil bekas saat ini," kata seorang pedagang, dengan penurunan penjualan, otomatis juga mempengaruhi omzet yang mereka terima. Pada tahun lalu, seorang pedagang mobil bekas, mengaku bisa mendapatkan omset hingga Rp 2 miliar perbulan, namun pada tahun ini hanya sekitar Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar dalam setiap bulannya.





Para pedagang mobil bekas berharap, pada pertengahan tahun nanti, penjualan mobil bekas bisa berangsur-angsur membaik sehingga bisnis jual-beli mobil bekas semacam ini bisa kembali menunjukan geliatnya, dipasar otomotif Indonesia.

No comments:

Post a Comment