Tuesday, 16 July 2013

Mobil Matic, Kelebihan Dan Kekurangannya

Sudah bukan rahasia lagi, image tentang mobil matic, atau kendaraan roda empat bertansmisi automatic, banyak yang beranggapan salah, terhadap perlakukan mobil matic itu sendiri, dan tidak sedikit yang merasa trauma atau ragu-ragu, bagi calon pengendara yang baru mau mencoba atau merasakan, ataupun yang ingin membeli mobil dengan transmisi matic, ditambah seringnya terjadi kecelakaan mobil terjun bebas, dari tempat parkiran, yang secara kebetulan bertransmisi matic, ada baiknya coba Anda pahami, beberapa kesalahan presepsi tentang mobil matic, selanjutnya terserah Anda :


1. Mobil Matic Tidak Bisa Didorong Jika Mogok.


Mobil bertransmisi apapun, baik matic atau manual, jika sudah mogok, mesin tidak bisa hidup, sudah pasti tidak bisa didorong, untuk menghidupkan mesin, jika mobil matic mogok, masih bisa didorong ketempat yang lebih aman dengan posisi tuas transmisi pada posisi "N", benar adanya, jika mobil matic tidak bisa dihidupkan, dengan cara mendorong, seperti halnya pada mobil bertransmisi manual, untuk menghidupkan mobil matic, sepenuhnya tergantung pada dinamo starter dan aki, selama kedua benda ini tidak bermasalah, mobil matic bebas masalah.


2. Mobil Matic Tidak Bisa Diajak Ngebut ??


Jika dipahami secara benar, mobil matic tidak kalah responsifnya dengan mobil manual, karena transmisinya sudah dilengkapi dengan kick down, jika pedal gas ditekan dalam-dalam, dengan tiba-tiba, auto transmisi akan berpindah secara otomatis, ke posisi terendah dan langsung melejit sesuai yang dibutuhkan, terlebih apabila ingin santai dan irit bahan bakar, bisa memanfaatkan OD (Over drive, jika ada). Dalam ajang balapan Drag Race, sampai NASCAR sekalipun, banyak mengakomodir transmisi matic, tentunya jenis & tipe matic nya berbeda, akan tetapi basicnya tetap matic.



3. Mobil Matic Mahal Perawatan.


Jika pemakaian secara wajar, mobil matic justru lebih murah dan efisien, karena plat koplingnya dapat bertahan cukup lama bisa 5 - 10 tahun, oli transmisi nya pun untuk penggantian bisa mencapai 20.000 - 40.000 km dan harga perliternya antara Rp.12.500 - 150.000 per liter, cukup 5-7lt. Harga oli dan jumlah lt yang dibutuhkan tergantung dari tipe mesin maticnya.

4. Bengkel Mobil Matic Susah


Sampai detik ini bengkel mobil bertransmisi matic sudah cukup banyak, dan hampir seluruh bengkel besar, bisa menangani masalah transmisi matic.

5. Harga Jual Rendah


Itu anggapan jaman dulu...Saat ini seiring perkembangan teknologi, dan pandangan orang, tentang mobil matic justru lebih mahal baik baru maupun bekasnya, selisihnya 10 jt untuk mobil baru dan 5 jt untuk yang bekas lebih mahal dari manual.



Disamping point diatas, mobil matic juga punya segudang keuntungan lain yang tidak dimiliki oleh mobil manual :

1. Praktis dan tidak capek, disaat jalan macet, super macet dikota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan kota-kota lainnya.

2. Jika handbreak problem, tidak perlu khawatir saat menghadapi tanjakan securam apapun, karena saat tuas di posisi D, mobil tidak akan melorot turun, cukup satu kaki saja di pedal rem.

3. Bisa diaplikasi dengan stater remote. Saat minum kopi or sarapan pagi, mobil bisa sambil dipanasin, tanpa perlu khawatir nabrak tembok atau garasi (Tergantung Merk Mobil).

4. Sedikit lebih aman dari pencurian, karena transmisi matic dapat bergerak jika sudah berintegrasi dengan stater, dan electronic unit yang lain, jadi cukup makan waktu buat sipencuri, biasanya pencuri agak malas karena semua pencuri mobil punya standar waktu tercepat, untuk membawa kabur barang curiannya.

5. Aman dari anak-anak, karena tuas pada posisi "P" mobil tidak akan bergerak sama sekali, walaupun handbreak tidak aktif, tuas cukup kuat dari sekedar jangkauan tangan seorang anak, jika kebetulan anak-anak sedang bermain saat mobil dalam keadaan hidup.

7. Semua negara maju prosentasi pemakaian mobil matic jauh lebih banyak dibanding manual.

Nah dari semua ulasan diatas, masihkah Anda ragu atau takut dengan mobil ber transmisi Matic ? Pastinya tidak dong yaa.

1 comment:

  1. Setuju banget info nya, nah buat yg belum nyoba mobil matic coba dulu deh, tinggalkan prinsip prinsip kolot yg mengatakan mobil manual punya nilai lebih lah atau apalah...pokoknya mobil matic gak capek buat dikendarai cayoooo matic

    ReplyDelete